bagaimana siding resmi yang dilaksanakan BPUPKI​

Kunci Jawaban bagaimana siding resmi yang dilaksanakan BPUPKI​
Kami ada 2 jawaban dari bagaimana siding resmi yang dilaksanakan BPUPKI​. Silakan baca jawaban selanjutnya di bawah:





Jawaban: #1:

Jawaban:

Saya akan menjawab pertanyaan ini dengan dua jawaban:

Jawaban Pendek:

BPUPKI bersidang secara resmi sebanyal dua kali.

Sidang BPUPKI yang pertama pada tanggal 29 Mei- 1 Juni 1945 membahas bentuk negara dan dasar negara Indonesia.

Sidang BPUPKI yang kedua pada tanggal 10 Juli -14 Juli 1945 membahas wilayah dan kewarganegaraan Indonesia serta tentang udang-undangdan sistem ekonomi negara

Jawaban Panjang:

Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) dibentuk pada 1 Maret 1945 saat Jepang mulai terdesak oleh Sekutu dan menunjukkan tanda-tanda akan kalah. Jepang membentuk badan ini untuk meraih simpati orang Indonesia.

Susunan BPPUPKI terdiri dari 69 orang, yaitu 62 orang anggota aktif dan 7 orang anggota pasif.

Anggota aktif terdiri dari warga Indonesia, dan berhak untuk memiliki suara dalam rapat. Sementara anggota pasif adalah orang Jepang dan hanya berhak hadir namun tidak memiliki hak suara saat rapat.

Ketua BPUPKI adalah Radjiman Wedyodiningrat, dari golongan nasionalis tua, dengan didampingi oleh dua orang ketua muda (wakil ketua), yaitu Raden Pandji Soeroso dan Ichibangase Yosio (orang Jepang ). Pandji Soeroso juga diangkat sebagai kepala kantor tata usaha BPUPKI (semacam sekretariat) dibantu Masuda Toyohiko dan Mr. Abdoel Gafar Pringgodigdo.

Di antara dua masa persidangan resmi BPUPKI itu, berlangsung pula persidangan tak resmi yang dihadiri 38 orang anggota BPUPKI. Persidangan tak resmi ini dipimpin sendiri oleh Bung Karno yang membahas mengenai rancangan "Pembukaan (bahasa Belanda: "Preambule") Undang-Undang Dasar 1945", yang kemudian dilanjutkan pembahasannya pada masa persidangan BPUPKI yang kedua (10 Juli-17 Juli 1945).

Penjelasan:

semoga bermanfaat ^^" dan dimohon jika ada yg salah mohon untuk tidak report jawaban saya ^^""


Jawaban: #2:

Jawaban:

BPUPKI dibentuk pada 29 April 1945.

Dan badan ini adalah janji Perdana Menteri Kekaisaran Jepang Kunaiki Koiso yang mengatakan akan memberikan kemerdekaan bagi Bangsa Indonesia.

Setelah resmi, BPUPKI tidak membuang waktu.

Mereka benar-benar melaksanakan tugasnya guna mempersiapkan kemerdekaan Indonesia.

Oleh karenanya, anggota BPUPKI menggelar dua sidang resmi BPUPKI

Penjelasan:

Sidang resmi pertama BPUPKI

Sidang resmi pertama BPUPKI diadakan di gedung Chuo Sangi In Jakarta. Kini gedung itu dikenal dengan sebutan Gedung Pancasila.

Sidang pertama dimulai pada 28 Mei 1945 dan tujuannya membahas tentang tema dasar negara.

Pada 29 Mei 1945, Muh. Yamin menjadi orang pertama yang mengemukakan rumusan dasar negara.

Lalu pada 31 Mei 1945, giliran Soepomo yang mengemukakan pendapatnya mengenai lima asas dalam dasar negara.

Di hari terakhir, ada

Setelah anggota BPUPKI rehat selama sebulan lamanya, sidang resmi kedua BPUPKI digelar pada 10 hingga 17 Juli 1945.

Waktunya memang lebih lama dibanding sidang pertama BPUPKI.

Alasannya karena sidang kedua BPUPKI akan membahas r

Ir. Soekarno adalah tokoh nasional yang memimpin sidang kedua BPUPKI.

Hasilnya dari sidang BPUPKI di antaranya:

- Rancangan Hukum Dasar Negara Indonesia Merdeka

- Piagam Jakarta menjadi pembukaan Hukum Dasar.

Tak lama, BPUPKI pun dibubarkan karena dianggap telah menyelesaikan tugasnya dengan baik.

Itulah proses sidang resmi yang dilaksanakan BPUPKI.

MAAF KALO ADA YANG SALAH MAUPUN YANG KURANG MENGEJELASANNYA.(tpi emg sngaja sii, soalny cpe ngetik)


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel